BALIKPAPAN – Misteri kematian Juwita, wartawati sebuah media online Newsway.co.id di Banjarbaru, akhirnya mulai terungkap.
Sebelumnya ia diduga korban kecelakaan, ternyata ia dibunuh oleh seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut.
Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap mengatakan pelaku berinisial J.
Berpangkat Kelasi I, adalah anggota aktif TNI AL yang telah bertugas selama empat tahun.
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
“Benar terjadi pembunuhan. Pelakunya adalah oknum TNI AL berinisial J.”
“Saat ini, kasusnya sedang dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ronald pada Rabu (26/3/2025).
Motif Masih Misterius, Pelaku Sudah Diamankan
Hingga kini, motif pembunuhan masih dalam pendalaman oleh pihak TNI AL.
Baca Juga:
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
Ronald menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami pastikan proses hukum berjalan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.
TNI AL juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan bahwa jika pelaku terbukti bersalah, ia akan menerima hukuman setimpal.
“Kami turut berduka cita yang mendalam dan memohon maaf atas kejadian ini. TNI AL tidak akan melindungi pelaku jika terbukti bersalah,” tambahnya.
Baca Juga:
TOKOH PENDIDIKAN GLOBAL BERKUMPUL DI SINGAPURA DALAM KONFERENSI PENTING YANG MEMBAHAS PERAN AI
Coda Perluas Upaya Pencegahan Penipuan melalui Kampanye Terbaru Guard Your Game
Kejanggalan di Balik Kematian Juwita
Awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal saat mengendarai motor. Namun, banyak kejanggalan ditemukan:
Terdapat luka di dagu, lebam di punggung dan lehernya. Dompet dan ponselnya hilang, sementara motor tetap ada di lokasi.
Juwita ditemukan tewas di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3/2025), dalam kondisi masih mengenakan helm.
Ia pamit ke keluarga untuk pergi ke Guntung Payung, tetapi justru ditemukan meninggal di Gunung Kupang.
Masyarakat pun bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian tragis wartawati muda ini?
Penyelidikan terus berjalan, dan publik menantikan kejelasan atas kasus yang mengejutkan ini.
Artikel ini direpublikasi dari Newsway.co.id, sebagai bentuk solidaritas terhadap jurnalis Juwita #Save for Juwita.***














