Hallo Media Ajak Wartawan Berjiwa Wirausaha di Kota dan Kabupaten untuk Gabung Menjadi Koresponden

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 19 Februari 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Bisnis media massa, termasuk media online atau portal berita sudah berubah, sebagian besar telah terdisrupsi dan bertumbangan seperti media cetak, pendahulunya.

Diperlukan awak media (redaksi) yang memiliki jiwa entrepreneurship (kewirausahaan) atau mediapreneur yang membuat media bisa bertahan di era disrupsi.

Terkait dengan hal tersebut, jaringan media online Hallo Media mengajak wartawan untuk bergabung bersama kami.

Adapun daftar portal berita Hallo Media (update per 20 Februari 2025), yaitu:

Halloidn.com
Halloup.com
Halloupdate.com
Hallokampus.com

Hallopresiden.com
Hallotangsel.com
Hallojabar.com
Hallobandung.com

Hallosolo.com
Hallosurabaya.com
Hallopapua.com

Adapun persyaratan bagi wartawan/redaksi yang ingin bergabung dengan Hallo Media sebagai koresponden dan perwakilan kami, di kota dan kabupaten, adalah sebagai berikut:

Persyaratan Khusus:

1. Memiliki jiwa entrepreneur (kewirausahaan) atau mediapreneur.

2. Memiliki hubungan yang baik dengan pejabat (mantan pejabat), politisi, kalangan akademisi, dan dunia usaha

3. Bisa membuat proposal kerja sama, antara pihak media dengan pihak potensial klien.

4. Bisa membuat artikel yang mendukung reputasi dan nama baik narasumber.

Persyaratan Umum

1. Memiliki pengalamam sebagai wartawan atau memiliki kemampuan tulis menulis.

2. Mengirimkan surat lamaran menjadi koresponden atau perwakilan media kami.

Bagi kawan-kawan wartawan yang ingin berkolaborasi menjadi mediapreneur sebagai koresponden/perwakilan di kota/kabupaten, dapat menghubungi WhatsApp Hallo Media: 0853-1555-7788.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Hutannews.com dan Mediaemiten.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media On24jam.com dan Kilasnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Haijateng.com dan Hariancirebon.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Hallo.id Berkomitmen Menjadi Sumber Berita Ekonomi Terpercaya Bagi Publik Dan Pelaku Bisnis
Tarik Ulur Dagang RI-AS Dicap Menyerah: RI Wajib, AS Cuma Untung
Pertamina EP Latih UMKM Desa Masukau Produksi Kain Sasirangan Bernilai Tinggi
Pemalsuan Pupuk Rugikan Petani, Wamentan Sudaryono: Kejahatan Kemanusiaan
Kasus Beras Premium Oplosan Diusut, DPR Minta Penindakan Tegas
Saatnya Masuk Saham Unggulan di Tengah Tekanan CSA Index Juli
Investor Percaya Fundamental Ekonomi Indonesia, CSA Index Juni 2025 Jadi Buktinya

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers

Selasa, 12 Agustus 2025 - 06:49 WIB

Hallo.id Berkomitmen Menjadi Sumber Berita Ekonomi Terpercaya Bagi Publik Dan Pelaku Bisnis

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:48 WIB

Tarik Ulur Dagang RI-AS Dicap Menyerah: RI Wajib, AS Cuma Untung

Jumat, 18 Juli 2025 - 09:44 WIB

Pertamina EP Latih UMKM Desa Masukau Produksi Kain Sasirangan Bernilai Tinggi

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:50 WIB

Pemalsuan Pupuk Rugikan Petani, Wamentan Sudaryono: Kejahatan Kemanusiaan

Berita Terbaru