Topik Sejarah Indonesia

Sebuah Rumah Bubungan Tinggi di Kalimantan Selatan menampilkan atap menjulang dan struktur kayu ulin yang menjadi ciri khas arsitektur tradisional Banjar. Keindahan detailnya mencerminkan kekayaan budaya serta kearifan lokal dalam membangun hunian yang selaras dengan lingkungan.

INFO KALSEL

Rumah Bubungan Tinggi: Warisan Langka di Tengah Arsitektur Modern

INFO KALSEL | Rabu, 23 September 2026 - 07:32 WIB

Rabu, 23 September 2026 - 07:32 WIB

Rumah Bubungan Tinggi, arsitektur tradisional Banjar dengan atap menjulang bak perahu, terancam punah di tengah modernisasi. Artikel ini membahas keunikan filosofi, ciri khas, dan tantangan pelestariannya. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga warisan budaya berharga ini agar tidak hanya menjadi sejarah.

Rumah Bubungan Tinggi, dengan atapnya yang menjulang khas, adalah salah satu warisan arsitektur tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan yang kaya akan nilai sejarah dan filosofi. Bangunan ini mencerminkan kearifan lokal dalam beradaptasi dengan lingkungan serta menjadi simbol identitas budaya masyarakat setempat yang patut dilestarikan.

INFO KALSEL

Merawat Jejak Nenek Moyang: Rumah Bubungan Tinggi di Tengah Gempuran Modernitas

INFO KALSEL | Sabtu, 12 September 2026 - 07:37 WIB

Sabtu, 12 September 2026 - 07:37 WIB

Rumah Bubungan Tinggi, arsitektur tradisional suku Banjar, Kalimantan Selatan, menghadapi ancaman serius dari modernisasi dan kurangnya perawatan, meskipun sarat akan nilai filosofis dan sejarah. Artikel ini menyoroti keindahan serta tantangan pelestariannya, mengajak pembaca untuk terlibat aktif menjaga warisan budaya berharga ini agar tidak punah. Pelestarian bukan hanya tentang fisik bangunan, melainkan juga revitalisasi makna dan fungsinya dalam kehidupan kontemporer.

Masjid Sultan Suriansyah di Banjarmasin menjadi salah satu peninggalan arsitektur bersejarah yang megah dari Kesultanan Banjar, menggambarkan kejayaan peradaban Islam di Kalimantan Selatan. Bangunan ini adalah saksi bisu perkembangan syiar Islam yang menjadi fondasi kekuatan kesultanan maritim tersebut.

INFO KALSEL

Jejak Gemilang Kesultanan Banjar: Menguak Kekayaan Sejarah di Tanah Borneo

INFO KALSEL | Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Kesultanan Banjar adalah kerajaan maritim perkasa di Borneo Selatan yang berdiri sejak abad ke-16, memainkan peran penting dalam perdagangan dan politik Nusantara. Didirikan oleh Pangeran Samudera yang kemudian menjadi Sultan Suriansyah setelah memeluk Islam, kesultanan ini mewariskan kekayaan budaya, hukum, dan semangat perjuangan, terutama melalui Perang Banjar yang dipimpin Pangeran Antasari. Kisah ini mengajarkan kita tentang ketahanan, adaptasi, dan identitas bangsa yang tak lekang oleh waktu.

Patung Pangeran Antasari di Banjarmasin berdiri tegak, menjadi pengingat akan perjuangan heroik Kesultanan Banjar melawan kolonialisme Belanda pada abad ke-19. Sosok ini melambangkan keberanian dan patriotisme rakyat Banjar dalam mempertahankan kedaulatan wilayahnya.

INFO KALSEL

Jejak Gemilang Kesultanan Banjar: Mengarungi Arus Sejarah Nusantara

INFO KALSEL | Senin, 3 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Kesultanan Banjar, kerajaan maritim Islam di Kalimantan Selatan yang berdiri pada abad ke-16, menjadi pusat perdagangan lada dan intan yang disegani di Nusantara. Artikel ini menyingkap kejayaan ekonomi, budaya, dan penyebaran Islam melalui tokoh ulama berpengaruh. Kendati runtuh akibat Perang Banjar melawan Belanda, warisan Kesultanan Banjar tetap hidup dalam tradisi dan identitas masyarakat Kalimantan Selatan hingga kini, menginspirasi kita untuk terus melestarikan sejarah bangsa.