
LIFESTYLE | Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:06 WIB
Kurang tidur bukan hanya soal rasa lelah keesokan paginya — penelitian terbaru mengungkap bahwa defisit tidur kronis secara bertahap mengubah struktur koneksi saraf di otak dan meningkatkan risiko penurunan kognitif jangka panjang. Yang mengejutkan, banyak orang yang merasa baik-baik saja ternyata tidak menyadari penurunan performa otak mereka karena kelelahan justru membutakan kemampuan seseorang untuk menilai kondisi dirinya sendiri. Artikel ini mengupas mekanisme biologis di balik tidur, mengapa kualitas lebih penting dari kuantitas, dan perubahan kecil apa saja yang bisa dimulai malam ini.