Huawei Luncurkan Strategi “Grid-Forming” Terbaru untuk Mendukung Sistem Kelistrikan Masa Depan di Ajang The Smarter E 2026

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

❤️

Yuk dukung jurnalisme yang jujur dan informatif.

MUNICH, 17 Juli 2026 /PRNewswire/ — Huawei memperkenalkan strategi terbaru untuk solusi grid-forming terintegrasi untuk sistem kelistrikan masa depan dalam ajang The Smarter E 2026 di Munich. Menurut President, Smart PV & ESS Product Line, Huawei Digital Power, Steven Zhou, Huawei mengembangkan solusi terintegrasi yang mampu memperkuat stabilitas jaringan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang semakin meningkat di Eropa.

Steven Zhou, President of Smart PV & ESS Product Line, Huawei Digital Power
Steven Zhou, President of Smart PV & ESS Product Line, Huawei Digital Power

Menurut Zhou, porsi pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Eropa diperkirakan mencapai 64% pada 2030. Namun, lonjakan penggunaan energi terbarukan juga menghadirkan tantangan baru bagi sistem kelistrikan, termasuk berkurangnya daya tahan jaringan dan melemahnya kekuatan sistem akibat semakin kompleksnya proses pengaturan pasokan listrik dan menurunnya kontribusi generator sinkron konvensional.

Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai negara di Eropa mulai meningkatkan investasi pada jaringan listrik, memperluas penerapan Battery Energy Storage System (BESS) berbasis grid-forming, menyusun standar jaringan baru dengan memasukkan ketentuan grid-forming, serta mempercepat transformasi pasar listrik dari sekadar memanfaatkan arbitrase energi menuju penyediaan berbagai layanan penunjang jaringan. Menurut Zhou, perkembangan ini menunjukkan bahwa "produk PV dan BESS masa depan harus berkembang menjadi sumber daya utama dalam sistem kelistrikan."

Seiring dengan perkembangan teknologi energi baru sebagai salah satu sumber pasokan utama, industri kini memasuki fase inovasi yang lebih menyeluruh. Inovasi tidak lagi berfokus pada satu komponen tertentu, melainkan pada integrasi berbagai teknologi dalam satu ekosistem. Berkat kemampuan grid-forming, solusi hibrida PV-BESS kini semakin banyak digunakan untuk menggantikan peran pembangkit listrik termal konvensional. Berbagai fitur penting seperti black start, dukungan inersia, dan dukungan arus hubung singkat telah teruji dalam berbagai kondisi operasi sistem kelistrikan dan terus mengalami penyempurnaan.

Zhou juga menjelaskan strategi Huawei dalam mengembangkan teknologi penyimpanan energi. "Pada 2020, kami meluncurkan LUNA, sistem penyimpanan energi smart string pertama di industri," ujarnya. "LUNA, terinspirasi dari bulan, memastikan energi bersih tetap tersedia setelah matahari terbenam. Sementara itu, inverter surya kami bernama SUN, menyediakan energi pada siang hari." Menurut Zhou, sistem penyimpanan energi kini tidak lagi sekadar menyimpan listrik, melainkan turut menjaga stabilitas jaringan secara keseluruhan. Karena itu, Huawei resmi mengembangkan merek LUNA menjadi LUTERRA. "Nama LUTERRA berasal dari kata Terra yang berarti bumi. Kami kini melangkah lebih jauh, bukan hanya memastikan pasokan energi pada malam hari, melainkan juga berkontribusi melindungi planet tempat kita hidup," katanya.

Sejalan dengan strategi baru Smart PV, Huawei memanfaatkan keunggulan integrasi empat teknologi inti atau 4T (Bit, Watt, Heat, dan Battery) untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung sistem kelistrikan modern. Strategi tersebut mencakup berbagai solusi yang dirancang untuk beragam segmen pengguna dan skenario pemanfaatan energi. Dalam presentasinya, Zhou juga memaparkan sejumlah implementasi proyek komersial dan industri (C&I) di Eropa yang menggunakan solusi terintegrasi Huawei yang memadukan PV, BESS, pengisi daya kendaraan listrik (EV charger), dan sistem penjadwalan berbasis AI. Salah satu contohnya, kawasan bisnis AHS di Jerman yang mencatat peningkatan pendapatan sebesar 10% setelah dua tahun mengoperasikan solusi terintegrasi Huawei. "Di Spanyol, sebuah supermarket Carrefour berhasil menekan tagihan listrik hingga hampir 40%, dengan periode pengembalian investasi sekitar lima tahun," papar Zhou.

Huawei juga menilai model bisnis BESS akan terus berkembang seiring perubahan pasar listrik global. "Ke depan, model bisnis BESS akan semakin beragam," ujar Zhou. "Berkat kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak yang fleksibel dan terus berkembang, platform one-match-all Huawei dapat beradaptasi dengan berbagai model bisnis, serta membantu pelanggan memaksimalkan manfaat yang diperoleh."

Berbagai implementasi teknologi grid-forming Huawei di sejumlah negara, mulai dari Spanyol, Jerman, Mongolia hingga Filipina, telah menunjukkan manfaat nyata dari teknologi tersebut. Zhou menegaskan bahwa kompetensi inti Huawei akan terus memperkuat solusi Smart PV dan BESS untuk berbagai kebutuhan agar mampu memberikan nilai tambah yang maksimal bagi pelanggan, serta menjaga stabilitas jaringan listrik di tengah meningkatnya pemanfaatan energi terbarukan.

Berita Terkait

Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
The Ritz-Carlton, Bali Mempersembahkan Bejana by Petty Elliott, Menghormati Warisan Kuliner Indonesia dalam Sebuah Perjalanan Baru
NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%
IGEL Hadirkan Now & Next Workspace & Endpoint Security Summit di Melbourne, Australia
60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia
Shanghai Electric Dukung Pengisian Bahan Bakar Biometanol untuk Kapal dengan Volume Terbesar di Dunia
Lianlian DigiTech Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026
Diberi penghargaan oleh K-Digital Brand Award dan Singapore Good Design Award, EZVIZ kembali menegaskan kepemimpinannya dalam inovasi produk dan teknologi
❤️

Suka artikel ini? Ayo dukung media online kami.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:21 WIB

The Ritz-Carlton, Bali Mempersembahkan Bejana by Petty Elliott, Menghormati Warisan Kuliner Indonesia dalam Sebuah Perjalanan Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:06 WIB

NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:54 WIB

60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Shanghai Electric Dukung Pengisian Bahan Bakar Biometanol untuk Kapal dengan Volume Terbesar di Dunia

Berita Terbaru

Anak-anak diayun dalam balutan kain dan hiasan janur kuning yang memukau, sebuah pemandangan khas tradisi Baayun Mulud di Kalimantan Selatan. Ritual ini dilaksanakan sebagai bentuk syukur dan permohonan keselamatan bagi sang buah hati.

INFO KALSEL

Pesona Baayun Mulud: Mengayun Tradisi Sakral di Bumi Banjar

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:30 WIB